Mengenai Saya

Foto saya
Experienced to cover big sport events from Asian Cup, Euro Cup and Football World Cup, Moto GP and Formula One
Diberdayakan oleh Blogger.

Wirawiri.net

Koleksi Terbaru Kami

Setelah Lama Tidak Pernah Memotret Bulutangkis

Bulutangkis sebagai salah satu olahraga populer di Indonesia selalu menjadi magnet ketika ada turnamen besar diselenggarakan. Indonesia Open tahun 2013 kali ini "naik kelas" menjadi turnamen Super Series Premier. Entah harus berterima kasih atau tidak yag pasti berkat gelontoran duit tembakau turnamen ini makin semarak dan menyuguhkan hiburan di sela pertandingan.

Secara teknis foto bulutangkis relatif lebih mudah dibandingkan cabang olahraga olimpik lainnya terutama cabang akuatik dan atletik.

Pada gelaran Indonesia Open 2013 kali ini, saya memutuskan untuk lebih banyak memotret di pinggir lapangan. Pertmbangannya adalah saya ingin lebih mempunyai foto bulutangkis dengan detil dan suasana emosi si pebulutangkis dan para penonton.

Siapa Bilang Memotret Sepak Bola itu Susah ?

Siapa bilang memotret olah raga itu susah ? Sebuah pertanyaan yang seringkali saya ajukan di depan forum ketika diundang menjadi pembicara mengenai foto olah raga. Pertanyaan ini seringkali terdengar provokatif dan memang lebih mudah dilontarkan daripada dilakoni.

Pertanyaan di atas tadi akan saya persempit lagi menjadi "Siapa bilang memotret sepak bola Indonesia itu susah ?" Sebuah ambiguitas karena kondisi infrastruktur pencahayaan yang ada di hampir seluruh stadion yang ada di Indonesia boleh bisa dibilang memprihatinkan.
Cahaya adalah material utama bagi seorang fotografer dalam berkarya. Jika pertandingan dimulai pukul 15.30 dan saat matahari masih bersinar dengan intensitas tinggi membuat aktivitas memotret sepak bola Indonesia sangat ideal. Tapi akan menjadi sulit jika kick-off dimulai pada pukul 18.30 karena pencahayaan stadion di Indonesia yang rata-rata minim dan jauh dari standar internasional.

Portrait Para Tokoh Olah Raga

Portrait adalah jendela jiwa. Genre fotografi yang satu ini selalu membuat diri saya penasaran sejak menekuni dunia fotografi.  Berkesempatan bisa mengenal dari dekat para atlet hebat Indonesia dan beberapa tokoh olahraga membuat proses pembuatan foto Portrait terkadang menjadi menjadi lebih mudah.

Boaz Solossa - Persipura Jayapura
Chris John - Super Champs WBA 

Afrika Selatan : Ketika Pesta Sepak Bola Dunia Memilih Bumi Afrika

Does anybody really think 
that they didn't get what they had 
because they didn't have the talent or the strength 
or the endurance or the commitment?
NELSON MANDELA

Pesona Tembok Raksasa Cina dan Mitos Gembok Cinta

Apa yang akan anda spontan lontarkan dari mulut anda ketika nama Cina disebutkan ? Saya sangat yakin bahwa selain mie, milyaran jumlah penduduk, komunis, bulutangkis, olimpiade, barang bajakan, maka pasti tetap akan ada yang memnyebut Tembok Raksasa Cina sebagai salah satunya.
Tembok Raksasa Cina sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia telah dimasukkan sebagai situs warisan dunia  UNESCO sejak tahun 1987.

Rasa takjub adalah gambaran yang sangat pas ketika bisa menyaksikkan dengan mata telanjang bagaimana tembok raksasa berdiri dan berbaris dengan rapi. Pemerintah Republik Rakyat Cina sendiri baru pada tanggal 18 April 2009 secara resmi mengumumkan bahwa tembok raksasa yang dibangun sejak era Dinasti Qin sampai Dinasti Ming (1368-1644) memiliki panjang hingga 8.851km.



Mesjid Nu Jie, Keindahan Islam di Kota Beijing Cina - Part 2

Jika menilik pada sejarah peradaban bangsa Cina, keberadaan mesjid Nu Jie yang berada di ibukota Beijing inilah sangat unik. Mesjid yang dibangun pada tahun 995 masehi merupakan mesjid tertua dan terbesar di Cina.
Keindahan Islam pun berpadu dengan kearifan budaya lokal tanpa menghilangkan esensinya. Yang paling jelas terlihat secara kasat mata adalah bentuk arsitektur bangunan mesjid tersebut.

Cina, Selayang Pandang Keindahan Negeri Tembok Raksasa - Part 1

Visa yang dinantikan akhirnya keluar juga. Lega rasanya mengetahui bahwa Republik Rakyat Cina yang sangat ketat dengan kunjungan jurnalis akhirnya bisa mengeluarkan visa saya. Sekedar mengingatkan bagi para jurnalis yang belum terlanjur mengisi KTPnya dengan profesi wartawan, lebih baik diganti deh kalau masih ingin atau bermimpi inging mengunjungi Cina.

Sepak Bola Indonesia ; Sepenggal Kisah Seorang Pewarta Foto

Sepak bola sebuah cabang olah raga paling populer di dunia. Sebuah permainan yang terlihat begitu simpel dimainkan oleh 11 orang vs 11 orang memperebutkan bola dalam sebuah lapangan hijau. Bahkan seorang jurnalis asal Amerika Serikat bernama Franklin Foer menulis sebuah buku tentang sepak bola berjudul "How Soccer Explains The World" Sebuah buku yang coba menjelaskan fenomena bagaimana sepak bola bukan lagi sekedar permainan di lapangan hijau tapi sudah dijadikan alat hegemoni negara Eropa terhadap negara dunia ketiga.

Cimaja Surga Bagi Para Peselancar di Provinsi Jawa Barat

Desa Cimaja sebuah kawasan di Pelabuhan Ratu Provinsi Jawa Barat yang menyimpan keindahan pantai. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 4-5 jam dengan kendaraan roda empat untuk sampai di surga bagi para peselancar ini

Di Balik Panggung Pemilihan Puteri Waria

Waria menilik pada definisi Kamus Besar Bahasa Indonesia Online artinya adalah pria yang bersifat dan bertingkah laku seperti wanita atau pria yang mempunyai perasaan sebagai wanita. Foto foto ini sebenarnya sudah terlalu 'betah' tersimpan di dalam hard disk pribadi saya. 


Momen Luar Biasa Timnas Piala AFF 2010

Setelah Piala Asia 2007, animo masyarakat untuk menonton aksi para pemain timnas Indonesia secara langsung  di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, semakin meningkat. Stigma bahwa menonton sepak bola lebih pas untuk masyarakat golongan menengah ke bawah mulai sirna. 
Puncak dari animo masyarakat tersebut adalah saat perhelatan Piala AFF 2010. Stadion Gelora Utama Bung Karno Senayan Jakarta menjadi saksi bagaimana euforia masyarakat pada timnas begitu besar.
Turnamen Piala AFF bak panggung yang pas bagi timnas Indonesia unjuk kemampuan. 

Mengikat Harapan Pada Tinju (Unfinished Story)

Ada ungkapan anonim yang mengatakan jika anda ingin mencari tempat di mana manusia paling banyak meneriakkan doa akan Tuhan, maka konon penjara adalah tempatnya. Entah benar atau tidak, tapi saya meyakini bahwa tidak ada seorang pun yang secara sengaja ingin masuk penjara.


Srikandi Masa Depan Angkat Besi Indonesia

Angkat besi, sebuah cabang olah raga yang identik dengan kekuatan. Bila ditilik dari sejarah olah raga Indonesia, angkat besi sedikit lagi bisa disejajarkan dengan bulutangkis dalam raihan medali pada pesta olah raga setingkat Asian Games dan Olimpiade. Dimulai dari Olimpiade 2000 di Sydney, Australia saat lifter puteri Lisa Rumbewas meraih medali perak dan Sri Indriyani plus Winarni yang masing masing sukses menyumbangkan medali perunggu. Sayangnya sumbangsih medali dari lifter puteri Indonesia terhenti pada Olimpiade 2004 di Athena.

If Music is a Place -- then Jazz is the City, Folk is the Wilderness, Rock is the Road, Classical is a Temple

Sebuah kutipan menarik yang menggambarkan bagaimana musik jazz begitu luas pemaknaannya bahkan sebagai ruang ekspresi musikalitas seorang musisi. Saya pribadi pernah merasakan bagaimana bermain band bersama seorang drummer yang mempunyai dasar bermain jazz. Luar biasa, ia bisa memainkan musik rock dengan sangat baik bahkan terdengar unik dengan pukulan yang sangat nge-groove. 
Subyek foto saya kali ini adalah seorang gitaris jazz legendaris yang berusia 67 tahun. Oele Pattiselano mungkin sebuah nama yang terdengar asing bagi penikmat musik generasi muda. Tapi jika anda pernah belajar musik jazz, nama ini mungkin bisa disetarakan dengan Jeffry Tahalele, Beny Likumahua, dan sederet nama yang juga masih terasa asing di telinga saya.

Kaum Difabel pun Sadar Politik

Besar di lingkungan kompleks PNS yang kebetulan berdekatan dengan wisma tempat berkumpulnya rekan rekan yang difabel sering membuat saya merasa bersyukur dengan kondisi saya yang 'utuh' secara fisik. Rekan rekan yang difabel tersebut kebetulan bernaung di sebuah yayasan yang cukup bonafide bahkan mereka pernah dikunjung oleh Puteri Anne dari Inggris. 

Pada Pemilihan umum (PEMILU) pada 2009 lalu, naluri saya tergerak untuk mendokumentasikan bagaimana rekan rekan yang difabel ini menggunakan haknya sebagai seorang warga negara di Republik Indonesia. Sejak pagi, saya putuskan untuk mendahului mereka menunggu di Tempat Pemungutan Suara (TPS) mereka akan memberikan hak suara mereka.

Romansa dengan Sepak Bola Eropa

Penugasan bagi seorang jurnalis foto selalu seperti 2 sisi mata uang. Bagi saya pribadi, sisi yang pertama adalah tentunya kebanggaan karena bisa dipercaya untuk memikul beban liputan yang lebih berat dan yang kedua adalah tantangan yang harus dituntaskan.

Ketika ditugaskan oleh kantor tempat saya bekerja yaitu Tabloid BOLA untuk meliput Piala Eropa 2008, 2 hal yang saya sebut di atas adalah reaksi spontan yang terlontar. Piala Eropa 2008 di Swiss dan Austria adalah sebuah event dan pesta sepak bola bagi masyarakat Eropa. Agak sedikit aneh memang, ketika saya yang berkulit sawo matang dan ras Asia tentunya harus terbang ribuan kilometer meliput pesta sepak bola bangsa lain. Hehehehehe

Berada di antara Fanatisme Milanisti Indonesia

Hegemoni sepak bola internasional sudah mewabah bak virus di seluruh penjuru dunia. Jika dahulu Eropa berusaha mendominasi dunia dengan kolonialisme, maka kali ini mereka cukup menggunakan olah raga paling populer di dunia yaitu sepak bola. Kenapa? karena menyadari bahwa negara berkembang seperti Indonesia adalah PASAR.

Bayangkan dengan populasi penduduk Indonesia hampir mencapai 270 juta, sepak bola menjadi komoditi yang sangat seksi untuk diperdagangkan dan menjadi bentuk imperialisme modern baru.
Memang di era modern seperti sekarang, kadang tidak perlu lagi menggunakan cara kuno dengan senjata dan kekerasan untuk menguasai sebuah entitas. Ekonomi menjadi kata kunci dari dominasi dan hegemoni sebuah negara atas negara lainnya. Yang satu menjadi majikan atau produsen sementara yang lain dengan sukarela menjadi pekerja bahkan mungkin budak.

Persiapan Sang Juara Dunia Tinju Milik Indonesia

Indonesia patut berbangga di tengah terpuruknya prestasi olah raga nasional, di tingkat internasional masih ada 2 petinju yang mengharumkan nama Indonesia. Pertama, Chris John petinju asal Banjarnegara Jawa Tengah pemegang sabuk juara kelas bulu versi WBA. Ia bahkan mendapat gelar Super Champions karena statusnya yang tidak pernah terkalahkan selama menyandang gelar juara tersebut. Chris John yang mendapat julukan The Dragon memang terkenal akan ketangguhannya berdiri dan bertarung di atas ring tinju.
 
Copyright © 2017. FLATSHOP Template - Design by: idBLOGSPOT